Bimtek Penyuluh DBT 2017: Semangat Peserta Luar Biasa

gemaharjo.sideka.id- Desa Gemaharjo terpilih menjadi salah satu Desa Broadband Terpadu 2017. Program ini dilaksanakan di 222 Desa, 111 Kecamatan, dan 333 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia pada tahun 2017. Program ini diawali dengan kegiatan Assesment,  Pemetaan Wilayah Desa, kamudian dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis Penyuluh. Pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyuluh untuk wilayah  Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur berlangsung  di Cavintin Hotel, Jl. Letjen Suprapto, Ngampilan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta dari 27 Desa di kawasan . Kegiatan yang telah dibuka pada hari Kamis, 02 November 2017 ini akan berlangsung hingga hari Senin, 06 November mendatang.

Persiapan Pembukaan Bimtek Penyuluh Desa Broadband Terpadu

Berikut adalah serangkaian materi yang akan diberikan kepada penyuluh selama Bimbingan Teknis ini:

  1. Pengantar Hasil Studi dan Persiapan Pelaksanaan dan Tata Tertib Kegiatan Bimbingan Teknis
  2. Pengorganisasian Desa Menuju Implementasi Platform Tata Kelola Desa
  3. Platform Tata Kelola Desa Broadband Terpadu
  4. Verifikasi dan Penyajian Data Desa
  5. Platform tata Kelola Desa Broadband Terpadu
  6. Kebijakan Penggunaan
  7. Platform Tata Kelola Desa Broadband Terpadu
  8. Sistem Informasi Desa
  9. Dasar-dasar Pemetaan Spasial
  10. Instalasi Software ArcGIS
  11. Pengenalan GPS
  12. Integrasi Siskeudes dengan Platform Tata Kelola Desa
  13. Pengolahan Data Spasial Menggunakan ArcGIS

Serangkain fokus pembahsan tersebut dibagi ke dalam 4 hari kegiatan Bimbingan Teknis.

  • Bimtek Penyuluh DBT Hari Pertama

Hari pertama merupakan pengenalan mengenai konsep, tujuan dan manfaat dari kegiatan Bimtek ini. Setiap penyuluh diharapkan mengetahui dan memahami benar perannya sebagai fasilitator dengan tujuan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan sebagai penyambung aspirasi mereka agar sampai kepada pemilik kewenangan, khususnya pemerintah Desa. Penyuluh harus memiliki pemahaman maupun ketrampilan yang cukup untuk menjadi jembatan dalam menyampaikani nformasi agar bermanfaat bagi masyarakat, maupun menyebarkan informasi kepada dunia luar mengenai potensi yang dimiliki oleh desa.

  • Bimtek Penyuluh DBT Hari Kedua

Hari kedua diawali dengan pembahasan dan diskusi menganai Pengorganisasian Desa Menuju Implementasi Platform Tata Kelola Desa. Para Penyuluh diberi pemahaman menenai pengertian Desa menurut  UU RI No 6 Tahun 2014 tentang Desa yang berbunyi:

“Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia”

Para penyuluh adalah orang yang harus paham betul apa itu desa sebelum dia melakukan berbagai upaya dalam membangun desa bersama pemerintah maupun masyrakat desa. Bapak Purwoko selaku Teanaga Ahli menuturkan bahwa “Dalam penyelenggaraan pemerintahan desa kita mengenal dua istilah yaitu Self Government Community yang berarti pemerintah desa bersama masyarakat dan Local Government Community yang berarti pemerintah desa merupakan bagian dari Kabupaten”

Sistim pemerintahan saat ini hendaknya menerapkan Self Government Community dimana desa dikelola, dibangun, dan dikembangkan oleh pemerintah desa bersama masyarakat, bukan hanya tunduk dan menjadi bagian dari Kabupaten.

  • Bimtek Penyuluh DBT Hari Ketiga

Hari ketiga kegiatan Bimtek Penyuluh Desa Broadband Terpadu membahas tentang Kebijakan Penggunaan Platform Tata Kelola Desa, Sistem Informasi Desa, Dasar-dasar Pemetaan Spasial dan Pengenalan Penggunaan GPS.

Pada hari ketiga ini, peserta tidak hanya melakukan praktek, diskusi dan pembahasan di dalam ruangan, tetapi juga akan turun langsung ke lapangan untuk mempraktekan cara penggunaan GPS (Global Positioning System) untuk penentuan titik di lapangan.

Peserta bimtek usai melakukan praktek pengambilan titik peta
Mengorganisir titik-titik peta pada Google My Maps

Semangat yang begitu luar biasa dari peserta untuk belajar dan meng-explore kemampuan mereka sebagai penyuluh. Kelas malampun dilakukan untuk memperdalam materi yang dirasa kurang sampai waktu menjelang tengah malam yang didampingi oleh para coach. Semoga semangat para penyuluh terus berlanjut hingga program Desa Broadband Terpadu terlaksana dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan