Rapat Penjabaran Perubahan APBDes Desa Gemaharjo Tahun 2017

Rabu, 15 Nopember 2017. Rapat Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Desa Gemaharjo Tahun 2017 dilaksanakan di Balai Desa Gemaharjo. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Gemaharjo beserta jajaran perangkat desa, kepala dusun, ketua BPD dan jajaran anggota BPD Desa Gemaharjo. Rapat dimulai pada pukul 11.00 WIB dan dibuka sealigus dipimpin oleh Kepala Desa Gemaharjo, Bapak Wahyu Pujiono S.E. Beliau memaparkan rincian dan penjabaran perubahan APBDes Desa Gemaharjo tahun 2017 dalam kaitannya dengan bidang:

  • Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
  • Pelaksanaan Pembangunan Desa
  • Pembinaan Kemasyarakatan Desa
  • Pemberdayaan Masyarakat Desa

 

Pelaksanaan Rapat Penjabaran Perubahan APBDes Desa Gemaharjo

Pada kesempatan kali ini Ketua BPD Desa Gemaharjo, Bapak Abdul Mujib juga menyampaikan tanggapan mengenai perubahan APBDes Desa Gemaharjo.Beliau lebih menekankan pada pesan untuk bertanggungjawab dan berhati-hati pada realisasi anggaran yang telah dirancang bersam, mengingat besarnya jumlah dana yang ada. Pemerintah desa maupun pelaksana harus mempertimbangkan berbagai aspek agar realisasi APBDes bisa transparan dan tepat sasaran.

 

Sekedar informasi, diolah dari keuangandesa.info, inilah Alur Penyusunan Perubahan APBDes:

Setelah kegiatan dilaksanakan, APBDes sangat terbuka terjadi perubahan-perubahan, baik dalam hal pendapatan, belanja, maupun pembiayaan. Karenan itu, perlu dilakukan evaluasi dan hasilnya menjadi dasar penyusunan Perubahan APB Desa (Anggaran Pendapatan Belanja Desa).
Siklus APBDes Perubahan (Image: Keuangandesa)
Beberapa hal yang menyebabkan terjadinya perubahan APB Desa, antara lain :
  • Keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran antar jenis belanja;
  • Keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran (SilPA) tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan;
  • Terjadi penambahan dan/atau pengurangan dalam pendapatan desa pada tahun berjalan;
  • Terjadi peristiwa khusus, seperti bencana alam, krisis politik, krisis ekonomi, dan/atau kerusuhan sosial yang berkepanjangan;
  • Perubahan mendasar atas kebijakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Dalam satu tahun anggaran, kecuali dalam keadaan luar biasa, APB Desa dapat dilakukan perubahan hanya satu kali selambat-lambatnya 3 bulan (akhir bulan September) sebelum tahun anggaran berakhir yang ditetapkan dengan peraturan desa.

Apabila setelah Perdes Perubahan APB Desa ditetapkan ada pendapatan desa yang bersumber dari bantuan keuangan dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota serta hibah dan bantuan pihak ketiga, maka perubahannya diatur dengan peraturan kepala desa.
Sedangkan prosedur penyusunan perubahan APB Desa pada prinsipnya sama dengan tahapan dan prosedur penyusunan APB Desa. Artinya pemerintah desa tetap harus membuka ruang-ruang informasi dan partisipasi publik dalam setiap tahapan proses penyusunan. Meskipun perubahan APB Desa berbentuk peraturan kepala desa, tetapi BPD dan masyarakat tetap mempunyai hak mendapatkan informasi.
Tahapan yang dilakukan adalah mulai dari penyusunan RKA/RAPB Desa Perubahan atau lazim disebut RKA Perubahan-Desa (RKA P-Desa), penyusunan ringkasan dan rincian APB Desa perubahan, penyusunan Rancangan Peraturan Kepala Desa tentang Perubahan APB Desa, musyawarah anggaran desa dan penyusunan Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran Desa atau disingkat DPPA-Desa.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.