Halo Hari Selasa, Selamat Hari Pohon Sedunia

Hijaunya pepohonan di wilayah Dusun Dagen Desa Gemaharjo

Udara pagi di Desa Gemaharjo terasa sejuk, angin semilir dan kicau burung merdu terdengar menambah semangat memulai hari. Kesejukan alam ini tetap terjaga karena terjaganya kebersihan lingkungan dan juga masih terjaganya pepohonan yang rindang. Seperti diketahui bahwa di Desa Gemaharjo juga memiliki wisata yang menyuguhkan indahnya pepohonan yaitu Wisata Pinus Kita Desa Gemaharjo.

Pemandangan Pinus Kita Desa Gemaharjo di Malam Hari

Menyuguhkan keindahan dan kerindangannya hanyalah sedikit dari sekian banyak manfaat pepohonan. Tak hanya pinus, ada banyak jenis pepohonan yang tumbuh di daerah Gemaharjo. Semakin banyak pohon, semakin banyak pula manfaat yang dirasakan manusia, seperti halnya:

  • Ketersediaan oksigen
  • Pemanfaatan batang untuk bangunan rumah
  • Dahan dan rantingnya untuk kayu bakar
  • Daun untuk bungkus makanan dan pakan ternak
  • Buah untuk dikonsumsi
Pepohonan di Sekitar Balai Desa Gemaharjo

 

Lingkungan Kantor Desa Gemaharjo

Hari ini, 21 Nopember diperingati sebagai Hari Pohon Sedunia. Mau tahu tentang awal mula peringatan Hari Pohon Sedunia? Berikut ulasan dikutip dari JAKARTA, NETRALNEWS.COM

Hari Pohon Sedunia diperingati setiap 21 Nopember. Tanggal ini dipilih untuk  menghormati jasa-jasa J. Sterling Morton pada 1872, seorang pecinta alam dari Amerika. Ia sangat gigih mengkampanyekan gerakan menanam pohon.

Mula-mula alasannya sederhana, ia sangat berharap adanya pohon untuk berteduh, pemecah angin, dan fungsi pohon lainnya. Orang mulai menyetujui ajakan Morton untuk peduli pada pohon. Sejak itu, muncullah opini dan kebijakan untuk menanam dan merawat pohon.

“Hari yang seharusnya mengingatkan kita akan pentingnya pohon di muka bumi. Dampak pemanasan global bagi bumi ini tidak dapat dibiarkan begitu saja, terlebih dengan semakin banyaknya hutan yang gundul akibat penebangan pohon secara liar,” seperti dikutip dari laman Dinas Pertanian dan Kehutanan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (21/11/2016) .

Padahal fungsi pohon sangat penting untuk menyerap gas CO2, maupun gas beracun lainnya di udara. Selain itu keberadaan pohon mampu menghasilkan Oksigen atau O2, yang merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk di Bumi.

Tujuan Hari Pohon yaitu mengingatkan manusia akan pentingnya pohon bagi kehidupan makhluk hidup lainnya. untuk memerangi pemanasan global, mencegah banjir, tanah longsor, tempat hidup fauna (burung) dan membuat iklim mikro yang baik.

“Seperti yang kita ketahui hutan berfungsi sebagai penyerap gas CO2 dan penghasil O2, dan penyimpan atau penampung air dalam jumlah besar. Bagaimana jadinya bila hutan ini menjadi rusak, akibat yang di timbulkan tidaklah sedikit, dan pastinya akan menelan banyak korban jiwa, seperti akan adanya tanah longsor, banjir bandang, dan pastinya dengan jumlah luasan hutan yang tinggal sedikit tidak akan dapat menyerap gas rumah kaca sehingga akibatnya pengaruh global warming ini akan terus meluas dimana–mana,” jelas keterangan itu.

3 Comments

Tinggalkan Balasan