Rapat Koordinasi Tanggap Bencana Desa Gemaharjo

Bencana alam yang terjadi di wilayah kota Pacitan kini tengah menjadi perhatian pemerintah dan juga masyarakat dari berbagai penjuru. Namun masih banyak pula para korban di daerah sulit terjangkau belum mendapat bantuan. Disinilah peran pemerintah desa sebagai lapisan yang paling dekat dengan masyarakat untuk memperhatikannya.

Jum’at, 01 Desember 2017 Pemerintah Desa Gemaharjo mengadakan rapat koordinasi menanggapi bencana yang terjadi khususnya di wilayah desa Gemaharjo. Rapat yang bertempat di kantor sekretaria Desa Gemaharjo ini dihadiri oleh kepala desa, sekdes, perangkat desa, ketua dan anggota BPD,LPMD serta perwakilan anggota PKK. Dalam rapat ini dibahas mengenai langkah awal bantuan kepada keluarga korban bencana tanah longsor.

Kepala Desa memimpin rapat.

Langkah selanjutnya yang diputuskan dalam rapat yaitu mengenai pembukaan posko bantuan.

Posko Bantuan Khusus untuk Korban Bencana di Desa Gemaharjo dibuka untuk memberikan bantuan kepada 14 keluarga di Desa Gemaharjo yang rumahnya tertimpa tanah longsor, yg terdiri dari:
1. Rumah Bpk. Takim Dsn. Dondong
2. Rumah Bpk. Kusno Dsn. Dondong
3. Rumah Bpk. Supardi Dsn. Dagen
4. Rumah Bpk. Paryoto Dsn. Dagen
5. Rumah Bpk. Giyanto Dsn. Dagen
6. Rumah Bpk. Sulaji Dsn. Dagen
7. Rumah Bpk. Damiran Dsn. Kaligondang
8. Rumah Bpk. Misran Dsn. Gayam
9. Rumah Bpk. Kabul Dsn. Gayam
10. Rumah Bpk. Budi Dsn. Gayam
11. Rumah Bpk. Misdiran Dsn. Gayam
12. Rumah Bpk. Sinto Dsn. Gayam
13. Rumah Bpk. Sukatno Dsn. Clumpring
14. Rumah Ibu. Nyanem Dsn. Bulusari

Bantuan yang diberikan dapat berupa sembako (beras, gula, minyak, mie dan bahan makanan lain) ataupun bantuan berupa uang dapat disalurkan melalui Pemdes (Kaur Kesra). Penyerahan bantuan akan dilaksanakan pada hari Minggu Pagi, 03 Desember 2017.

Info penyaluran bantuan hubungi
CP: Bu Harmani (081 803 348 190)

 

Facebook Comments

1 Comment

  1. Semoga Kedepan tidak terjadi bencana pada masyarakat. sosialisai harus ditingkatkan, masyarakat dihimbau agar tetap waspada, terutama pada waktu hujan lebat. saluran air harus lancar, diusahakan tidak ada air yang menggenang.

Tinggalkan Balasan