Renungan Pasca Bencana di Hari Tanah Sedunia

05 Desember diperingati sebagai Hari Tanah Sedunia atau dikenal juga dengan istilah World Soil Day. Peringatan hari tanah ini juga sekaligus menjadi renungan mengingat beberapa wilayah tanah di daerah Kabupaten Pacitan sedang dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Fenomena alam yang terjadi mengakibatkan berbagai perubahan posisi tanah. Hujan deras yang mengguuyur tidak hanya mengakibatkan bencana banjir tetapi juga tanah longsor. Banyak kerugian yang ditanggung oleh masyarakat karena musibah tanah longsor ini. Tidak hanya rumah, hewan piaraan bahkan sampai menelan korban jiwa. Selain menimpa pemukiman, tanah longsor juga mengakibatkan rusaknya lahan perkebunan maupun pertanian. Banyak tanaman yang tertimbun dan bentuk lahan yang tidak lagi teratur.

Khususnya di daerah Desa Gemaharjo, kondisi tanah yang tidak stabil telah mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang mengakibatkan berbagai kerusakan. Sejumlah 19 rumah warga terdampak tanah longsor, 3 diantaranya diperkirakan akan di relokasi untuk mengantisipasi apabila terjadi hujan deras. Timbunan tanah dalam jumlah yang besar belum dapat dipindahkan karena terbatasnya jumlah peralatan maupun tenaga. Sehingga warga yang terdampak tanah longsor harus bersiap untuk antisipasi terjadinya longsor susulan.

Tanah longsor di area perbatasan Desa Gemaharjo.
Tanah longsor di Dusun Gemah.

Selain kewaspadaan tersebut, kita juga senantiasa harus mengingat bahwa manusia di seluruh dunia bergantung pada tanah. Kualitas tanah akan memengaruhi kehidupan manusia di bumi saat ini dan pada masa mendatang. Enam hal dasar di mana kehidupan manusia sangat bergantung pada kondisi tanah antara lain :

  1. Tanah yang sehat merupakan modal dasar untuk memproduksi pangan yang sehat.
  2. Tanah menjadi tempat utama bagi budidaya berbagai tanaman yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia di bidang pakan, serat, bahan bakar, dan produk obat-obatan.
  3. Tanah merupakan tempat hidup dan bergantung berbagai keanekaragaman hayati bumi. Kelestarian keragaman hayati ini pun terkait erat dengan manusia.
  4. Tanah memainkan peran kunci dalam siklus karbon sehingga sangat penting perannya dalam meminimalisir dan beradaptasi terhadap perubahan iklim.
  5. Tanah menyimpan dan membersihkan air, meningkatkan ketahanan bumi terhadap bencana banjir dan kekeringan.
  6. Tanah adalah sumber daya yang tidak terbarukan, sehingga melestarikannya sangat penting untuk ketahanan pangan dan masa depan manusia di bumi.
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan