Jalan Putus, Namun Semangat Tak Pernah Pupus

Berbagai kerusakan timbul akibat bencana banjir dan tanah longsor. Warga Desa Gemaharjo masih patut bersyukur karena bencana banjir tidak sampai mengenai wialyah Desa Gemaharjo, karena memang berada pada daerah dataran tinggi dan perbukitan. Khususnya di daerah Gemahaharjo, bencana yang menimpa adalah tanah longsor. Tanah longsor menimpa 19 rumah warga, 1 masjid, 1 poskamling, dan menyebabkan kerusakan pada struktur jalan, bahkan sampai menyebabka jalan terputus. Beberapa titik talut dan jalan ambrol terdapat hampir di  semua dusun. Jalan yang tertutup total karena material longsor adalah jalan warga yang menghubungkan antara RT.08 dan RT.07 di Dusun Clumpring. Sedangkan di RT.07, RW.19 Dusun Dagen, sebuah jalan penghubung lingkungan Dagen dan Sanggong.

Meskipun demikian, jalan yang terputus tidak membuat warga berpangku tangan dan membiarkan arus transportasi terganggu. Mereka juga tidak semata bergantung dari bantuan pemerintah maupun pihak luar. Masyarkat Dusun Dagen bergotong royong membangun jembatan kayu dan bambu untuk menyambung jalan yang terputus sehingga mobilitas warga tetap berjalan lancar. Semangat warga kembali membangun jalan yang putus akibat longsor sangatlah luar biasa dan patut diteladani.

Kondisi jalan yang ambles dan terputus akibat longsor.
Jembatan sementara yang telah siap digunakan.
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan